Tampilkan postingan dengan label Info sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info sehat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Agustus 2010

Jangan Sembarangan Simpan Makanan

KONDISI penyimpanan makanan banyak mempengaruhi makanan tersebut. Terbukti, kebiasaan menempatkan makanan dan sisa makanan di tempat terbuka dalam waktu yang cukup lama ternyata mengandung risiko. Yakni menyebabkan rasa dan nilai gizi makanan tersebut berkurang dengan cepat karena telah berinterakasi dengan oksigen di udara.

Maka itu, untuk mencegah berkurangnya rasa dan gizi, para ahli nutrisi dan peneliti makanan merekomendasikan untuk menyimpan makanan dalam wadah penyimpanan makanan yang kedap udara dan air, disamping untuk mencegah bau yang tidak diinginkan.

Kesegaran makanan terkait erat dengan nilai nutrisi yang terkandung di dalamnya. Semakin segar makanan maka akan semakin tinggi nilai nutrisi yang dikandungnya dan semakin sehat makanan itu untuk dikonsumsi.

Apapun jenis makanannya, baik buah maupun sayur segar, makanan yang telah dimasak ataupun yang telah diproses terlebih dahulu, kunci untuk menjaga kesegaran dan kesehatannya adalah dengan menyimpan makana itu secara baik sehingga nilai nutrisinya tidak berkurang.

Keawetan pangan juga dipengaruhi jenis bahan pengemas. Apakah bisa menahan udara dari dalam, kedap air dan juga mampu menahan udara dari luar kemasan. Dengan begitu maka akan terjamin keamanan pangan dan bisa memperlambat kerusakan makanan itu. Yang patut diperhatikan dalam menyimpan makanan adalah, sebuah wadah harus dapat menjaga keawetan produk dengan mengendalikan udara, cahaya, uap air, dan aroma. Serta mampu mencegah terjadinya kontaminasi dari mikroba, serangga dan binatang lainnya.

Perlu diketahui pula, setiap makanan memiliki sifat yang berbeda dalam perlakuan penyimpanannya. Misalkan untuk menyimpan sayur dan buah maka diperlukan wadah yang tidak menyebabkan penguapan atau kehilangan air dari produk pangan tersebut sehingga dibutuhkan wadah yang kedap air.

Wadah kedap udara dan air memang paling dibutuhkan untuk makanan yang masih aktif dalam menangkap oksigen di udara. Sayuran dan buah adalah salah satu contohnya, keduanya merupakan bahan makanan yang masih memiliki proses respirasi yang tinggi. Sayur dan buah yang sudah tidak tumbuh di tanah masih melakukan proses respirasi alias pernafasan. Namun sudah tidak sempurna sehingga respirasinya justru membuat sayur dan buah membusuk. Sederhananya, bayam disimpan di kulkas, seminggu kemudian bayam itu akan busuk dan bau.

Ini karena bayam menyerap oksigen di udara yang membuatnya membusuk. Nah, wadah kedap udara dapat membuat bahan makanan berespirasi tinggi tahan hingga dua minggu. Buah dan sayuran merupakan bahan yang masih melakukan proses respirasi dan nantinya akan menghasilkan CO2 dan air. Maka itu harus tetap dipelihara hidup. Caranya dengan mengendalikan laju O2.

Lain halnya dengan roti yang biasa dimakan untuk sarapan pagi, untuk menyimpan roti usahakan agar tidak terlalu cepat kehilangan air karena akan menyebabkan retrogradasi. Dengan kata lain, roti menjadi keras dan kering. Maka diperlukan wadah yang bisa mencegah kehilangan air (uap). Lain dengan menyimpan bahan berupa bubuk, usahakan jangan menyimpannya dalam wadah yang lembap karena akan menjadikan bubuk ini menjadi lembek.
Selengkapnya...

Sabtu, 24 Juli 2010

Bahaya Korek Kuping

Menggunakan cotton bud atau lidi kapas untuk membersihkan atau menggaruk telinga bagian dalam yang gatal memang nikmat. Tak heran jika banyak orang merasa kecanduan menggunakan korek kuping ini. Tapi, tahukah Anda bahwa aktivitas ini sangat berbaya.

Telinga manusia sebenarnya telah memiliki cairan alami yang dapat menghalau kotoran masuk ke dalam telinga. Cairan yang dalam istilah medis disebut serumen ini bertugas untuk menangkap kotoran sekaligus membersihkannya secara alami.

Kotoran yang tertangkap serumen biasanya akan menggumpal dan inilah biasanya kita buru dengan lidi kapas hingga ke rongga telinga bagian dalam. Tanpa campur tangan lidi kapas, gumpalan kotoran ini bisa keluar dan menguap dengan sendirinya.

Penggunaan lidi kapas justru bisa mendorong gumpalan masuk ke celah sempit di bagian dalam telinga yang seharusnya tak tersentuh kotoran. Kondisi ini berbahaya karena bisa mengakibatkan telinga tersumbat dan mengganggu pendengaran. Bahkan, sangat berpotensi memicu peradangan pada telinga sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Membersihkan telinga dengan lidi kapas memang tidak dilarang. Asal, hanya digunakan untuk membersihkan daun telinga hingga muara luar liangnya. Penggunaan lidi kapas untuk membersihkan telinga bagian dalam, tidak saja akan mendorong kotoran ke dalam, namun juga berpotensi mengeringkan serumen sehingga daya pelindung alami telinga hilang.

Jika merasa tak nyaman dengan kondisi telinga bagian dalam dan ingin membersihkannya, sebaiknya datang ke dokter spesialis telinga hidung dan tenggorokan (THT). Kunjungan rutin ke dokter THT juga sangat disarankan untuk menjaga kesehatan telinga.
Selengkapnya...

Sabtu, 24 April 2010

Hati-hati Dengan Panas Dalam

Panas dalam bukanlah penyakit, melainkan gejala dari suatu penyakit. Kondisi kelelahan, gangguan pencernaan, gangguan tenggorokan, hingga ketidakseimbangan hormon, bisa ditandai oleh rasa panas di dalam tubuh.

Panas dalam sering dikeluhkan banyak orang. Sariawan, bibir pecah-pecah, dan nyeri tenggorokan merupakan gejala khasnya. Dr. T Bahdar Johan, Sp.PD, ahli penyakit dalam dari RS Internasional Bintaro, seperti yang dikutip tabloid Senior, menyatakan, istilah panas dalam sebenarnya salah kaprah. "Dalam dunia medis tidak dikenal istilah panas dalam. Jadi panas dalam itu tidak ada. Hanya saja banyak orang telanjur menganggap gejala yang timbul sebagai tanda panas dalam," katanya. "orang yang mengeluh terkena panas dalam itu seringkali tidak demam. Suhu tubuhnya normal ketika diukur dengan termometer," kata Dokter Bahdar Johan.

Jadi, definisi panas dalam untuk tiap orang bisa berbeda. "Dari keluhan yang sering saya jumpai pada pasien yang terkena panas dalam, gejalanya antara lain sariawan, bibir pecah-pecah, sakit gigi, badan pegal, sakit tenggorokan, diare, badan terasa mengeluarkan panas, sensasi terbakar di dada, mimisan, hingga buang air besar disertai darah," ujarnya. Gejala panas dalam juga bisa muncul karena ketidakseimbangan hormon. Ambil contoh perempuan yang sedang memasuki atau mengalami masa menstruasi juga bisa terkena panas dalam.

Prinsipnya mengobati panas dalam cukup mudah. Tergantung dari keluhan pasien. Jika masalahnya terdapat di lambung, obati lambungnya. Hanya saja, obat dokter biasanya hanya menghilangkan gejala. Jika ada penyakit yang mendiami tubuh dan memicu panas dalam, obat itu hanya sanggup mengurangi gejala panas dalam, bukan menghilangkan penyakit penyebabnya, sehingga panas dalam bisa terjadi berulang kali. Disarankan Anda yang mengalami panas dalam tetap waspada. Jika dalam beberapa hari tidak hilang atau reda tapi terus berulang, ada baiknya segera ke dokter. Ada beberapa kiat mencegah panas dalam. Namun kiat ini tidak mutlak berlaku bagi semua orang karena tiap individu memiliki situasi dan kondisi tubuh yang berbeda.

Perhatikan jam makan.
Hal ini berlaku terutama bagi orang yang memiliki gangguan asam lambung. Telat makan bisa menimbulkan gangguan pada lambung (maag) atau naiknya asam lambung hingga ke daerah dada. Ini yang menyebabkan banyak orang merasa terkena panas dalam.

Perhatikan makanan terlalu panas atau dingin.
Makanan yang terlalu panas atau dingin bisa mengganggu sistem pencernaan. Sistem pencernaan manusia bekerja pada batas suhu tertentu. Panas makanan yang berlebih dapat mengganggu lapisan lendir yang melapisi saluran pencernaan. Makanan yang terlalu dingin juga akan membuat sistem pencernaan mengerut, sehingga mempersulit proses pencernaan.

Perhatikan menu makanan.
Makanan yang panas dan digoreng seringkali menyebabkan luka atau iritasi pada tenggorokan. Peradangan tersebut akan menyebabkan munculnya gejala panas dalam. Terlalu banyak minyak dalam makanan juga tidak baik untuk pencernaan dan tenggorokan.

Olahraga secara rutin.
Gejala panas dalam bisa muncul karena kelelahan. Dengan berolahraga, kondisi tubuh bisa dilatih dan terjaga lebih baik. Daya tahan atau stamina pun akan meningkat, sehingga tidak mudah terkena panas dalam ketika kondisi tubuh terlalu lelah.

Kelola stres.
Saat ini banyak orang yang mengeluh terkena panas dalam akibat stres. Stres dapat menurunkan daya tahan tubuh, juga mengacaukan jam makan dan hormon tubuh. (Sumber: Liputan6.com)
Selengkapnya...

Minggu, 14 Februari 2010

Konsumsi Brokoli Tingkatkan Daya Ingat

Anda sering lupa ? Cobalah perbanyak konsumsi brokoli. Menurut penelitian yang dilakukan tim dari Ching Hua University di Beijing, China, kandungan magnesium yang tinggi pada brokoli bisa meningkatkan daya ingat dan intelejensia pada berbagai usia.

Saat ini, tim peneliti sedang mengembangkan suplemen yang berbasis magnesium untuk meningkatkan daya ingat. Mereka melakukan tes suplemen magnesium pada tikus diberbagai usia.

Hasil tes menunjukkan level magnesium yang tinggi bisa meningkatkan daya ingat dan kestabilan mental tikus. Memang dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bagaimana efek magnesium yang tinggi pada manusia.

Tetapi jika dilihat fungsinya sebagai zat yang membentuk sel darah merah berupa zat pengikat oksigen dan hemoglobin, magnesium memiliki peranan yang sangat besar dalam menjaga syaraf agar tetap dalam normal. Selain itu, magnesium juga membantu mempertahankan detak jantung agar tetap stabil, menguatkan tulang dan metabolisme energi.

Konsumsi magnesium dianjurkan sebanyak 0.35 gram per hari. Selain mendapatkannya lewat konsumsi brokoli, Anda juga bisa mengonsumsi bayam, kacang polong, gandum, dan makanan laut. Selalu masukkan bahan makanan yang mengandung magnesium tinggi pada menu makanan Anda, agar tubuh menjadi lebih sehat. (sumber: Vivanews.com)
Selengkapnya...

Kamis, 31 Desember 2009

Mitos dan Fakta tentang Telur

Telur adalah sumber protein terbaik sekaligus termurah. Namun, masih banyak yang perlu Anda ketahui lebih jauh tentang telur. RASANYA tak ada orang yang tak kenal bahan makanan yang kaya protein ini. Hampir semua orang pernah menyantapnya dalam aneka hidangan lezat, seperti nasi goreng, aneka kue, mi, dan sebagainya. Sedemikian merakyatnya telur ini sampai ada begitu banyak mitos yang beredar di masyarakat mengenai telur. Sebagian ada yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, tapi tidak sedikit yang salah kaprah. Simak penjelasan mengenai mitos tersebut dari Prof Dr Ir Ali Khomsan, MS dari Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian Bogor.

TELUR OMEGA3 BIKIN CERDAS

Informasi “bikin cerdas” ini tidak sepenuhnya salah karena kandungan omega dalam telur Omega3 memang 15 kali lipat lebih tinggi dibanding telur biasa. Mengapa demikian? Tak lain karena untuk menghasilkan produk telur yang kaya akan kandungan asam lemak Omega3, pakan ayam petelurnya pun khusus. Asam lemak Omega3 memang sangat penting untuk kecerdasan. Itulah sebabnya, telur Omega3 sangat baik dikonsumsi anak balita. Namun, harus diingat, kecerdasan seorang anak tidak hanya dipengaruhi faktor nutrisi, tapi juga ditentukan oleh faktor genetik dan sejauh mana stimulasi yang diberikan lingkungannya. Ketiga faktor ini saling menguatkan satu sama lain.

Selain itu, telur jenis ini juga memiliki kandungan kolesterol yang rendah. Ini karena kandungan telur Omega3 antara lain lemak tak jenuh yang mampu menurunkan kadar kolesterol. Perlu diketahui, kadar kolesterol yang tinggi berpotensi menimbulkan sumbatan pada pembuluh darah. Sumbatan inilah yang akan menyebabkan terjadinya serangan jantung maupun stroke. Hingga tidak berlebihan bila dikatakan telur Omega3 merupakan pilihan makanan yang sangat cocok untuk mencegah penyakit jantung. Kandungan Omega3-nya pun mampu memperkuat otot-otot jantung.

TELUR MENTAH/SETENGAH MATANG LEBIH BERKHASIAT
Tidak sedikit orang yang sedemikian percaya bahwa mengonsumsi telur mentah atau telur setengah matang bisa meningkatkan stamina mereka. Anggapan mereka, telur mentah lebih fresh sehingga amat baik untuk dikonsumsi.

Tentu saja anggapan ini hanya mitos. Pasalnya, telur mentah dan setengah matang merupakan telur yang belum siap dicerna tubuh. Lo, kenapa? Karena dalam kondisi mentah maupun setengah matang, ikatan proteinnya masih begitu kuat. Tubuh sulit memecahnya menjadi asam amino sehingga proses untuk mencernanya pun berlangsung amat lambat. Makanya telur mentah mampu membuat yang bersangkutan merasa kenyang lebih lama. Boleh jadi berawal dari sinilah muncul mitos bahwa mengonsumsi telur membuat seseorang merasa lebih kuat beraktivitas, termasuk berolahraga.

Kebiasaan menambahkan madu ternyata memang membantu proses pencernaan. Madu mampu membantu telur agar bisa dicerna lebih baik oleh tubuh. Namun, orangtua tetap harus memerhatikan masalah keamanan pangan. Apalagi saat ini banyak penyakit yang timbul akibat bahan makanan yang tidak dimasak hingga matang, dari tifus sampai flu burung. Ingat, bakteri yang mungkin ada dalam telur mentah bisa saja masuk ke tubuh dan menyebabkan si kecil jatuh sakit. Terlebih jika daya tahan tubuhnya sedang buruk.

PUTIH TELUR SEBAIKNYA DIBUANG
Ditinjau dari kandungan gizinya, kuning telur lebih baik daripada putih telur. Semua jenis protein, kolesterol, lemak, vitamin A yang terkandung di kuning telur tidak dimiliki oleh putih telur. Selain itu, dalam kondisi mentah, putih telur memang bisa menghambat proses penyerapan vitamin A. Namun, meski kandungan gizinya tidak sebaik bagian kuning, putih telur tetap layak dikonsumsi asalkan dimasak matang. Lagi pula putih telur bisa dijadikan olahan lezat lainnya seperti kue. Sayang bukan jika dibuang?

TELUR AYAM KAMPUNG LEBIH BAIK DARIPADA TELUR AYAM NEGERI
Telur ayam kampung memang lebih baik karena mengandung asam amino yang lebih baik dan sekaligus lebih tinggi dibanding ayam ras maupun ayam negeri. Inilah yang menyebabkan semua kandungan gizi pada ayam telur kampung bisa diserap tubuh dengan lebih baik. Meski begitu, dari segi kandungan gizi, seperti lemak, kolesterol, vitamin, dan lainnya, tidak ada perbedaan mencolok antara telur ayam kampung dan ayam ras maupun ayam negeri.

TELUR MERUPAKAN MAKANAN TERBAIK SETELAH SUSU
Semua makanan mengandung protein tinggi atau rendah dalam 100 gramnya tergantung kadar airnya. Artinya, mengonsumsi susu sebanyak 100 cc dibanding telur ayam 100 gram, tentu saja nilai gizinya lebih baik telur ayam. Ini karena susu lebih banyak mengandung kadar air daripada telur. Sebagai gambaran, susu mengandung protein sekitar 3%, sedangkan telur sekitar 12%. Padahal harga 100 cc susu relatif jauh lebih mahal ketimbang 100 gram telur. Apalagi jika dibandingkan dengan daging. Karena itu, telur meru-pakan sumber protein hewani yang terbaik sekaligus termurah.

JANGAN MAKAN TELUR SETIAP HARI
Cukup banyak orangtua yang tak membolehkan anaknya mengonsumsi telur setiap hari. Mereka khawatir gara-gara hobi makan telur, kadar kolesterol dalam darah anaknya meningkat secara drastis dan menimbulkan gangguan/penyakit serius. Pandangan ini tentu saja keliru, apalagi jika diterapkan pada anak-anak Indonesia. Pasalnya, pola makan mayoritas anak Indonesia masih kurang bagus karena jarang minum susu, sementara makan daging pun belum tentu seminggu sekali. Nah, kalau telur pun dijauhi, maka sangat mungkin kekurangan gizi bakal menjadi masalah serius bagi generasi penerus.

Ini tentu amat berbeda dengan kondisi anak sebaya di negara-negara maju yang dalam menu sehari-harinya sering tersaji steak atau olahan daging lainnya dan secara teratur minum susu. Tak heran jika ada yang membatasi konsumsi telur hanya 4 butir dalam seminggu. Yang penting diingat, masa kanak-kanak merupakan masa pertumbuhan. Agar tumbuh kembangnya optimal, kecukupan asupan nutrisi yang baik tentu saja harus diperhatikan. Selain itu, kalau asupan gizinya kurang baik bukan tidak mungkin kecerdasannya tak berkembang semestinya.

Masalah kolesterol umumnya justru banyak muncul kala seseorang berumur 40 tahun ke atas dan bukan di usia anak. Ini bisa dimaklumi karena di usia tersebut biasanya hidupnya lebih makmur. Mereka inilah yang justru harus membatasi asupan makanan yang mengandung kadar kolesterol tinggi. Kalau tidak, mereka akan terancam oleh gangguan jantung dan sejenisnya yang amat jarang dialami oleh anak-anak. Kalaupun ada, biasanya bukan karena hobi makan telur, melainkan karena faktor genetik

TELUR HAMBAT KEPIKUNAN
Kepikunan terjadi karena sel-sel otak mengalami kelaparan glukosa ataupun oksigen. Glukosa ini didapat dari sumber karbohidrat seperti nasi atau roti dan bukan dari protein seperti telur. Dengan demikian tidak ada kaitannya antara konsumsi telur dan kepikunan. Itulah mengapa, dengan sarapan nasi atau roti, otak seseorang akan lebih siap untuk bekerja. Selain itu, kepikunan juga terjadi jika kekurangan asupan oksigen. Entah karena aliran pembuluh darahnya banyak yang tersumbat atau sebab lain. Aliran darah yang terhambat inilah yang membuat indvidu bersangkutan sulit mencerna informasi.

TELUR MERUPAKAN KONDISIONER YANG BAIK
Kondisioner memang ada kaitannya dengan protein dan zinc seperti yang banyak diiklankan oleh banyak produk sampo. Kurangnya asupan protein akan memunculkan gangguan dan aneka masalah rambut, dari rambut rontok, bercabang, kemerah-merahan, mudah patah, dan sebagainya. Tidak heran bila orang yang melakukan diet ketat dengan membatasi asupan lemak dan protein, rambutnya jadi gampang rontok. Karena itu, konsumsilah telur supaya rambut sehat dan kuat.(Sumber: Kompas.com)
Selengkapnya...

Senin, 28 Desember 2009

Kompres dingin atau kompres hangat???

Siapa sih yang tidak tahu demam? Hampir semua orang pasti pernah demam. Ketika demam, badan rasanya tidak enak, kepala nyeri, meriang, tidak selera makan, dan tidur tidak nyenyak. Pokoknya tubuh terasa sangat tidak nyaman. Saat demam, terjadi peningkatan suhu tubuh diatas suhu tubuh normal. Ini yang membuat tubuh kita terasa tidak nyaman. Demam disebabkan oleh adanya infeksi didalam tubuh kita, baik oleh bakteri ataupun virus. Selain itu demam juga dapat timbul ketika tubuh mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi.

Ada banyak cara yang dilakukan untuk mengobati demam. Cara yang paling sering digunakan tentu saja meminum obat penurun demam seperti parasetamol ataupun ibuprofen. Selain itu tentu saja mengobati penyebab demam, bila karena infeksi oleh bakteri maka diberikan antibiotik untuk membunuh bakteri. Tetapi obat-obatan saja tidak cukup, sehingga kadang-kadang digunakan kompres untuk membantu menurunkan demam.

Dari jaman dahulu kompres telah digunakan untuk membantu menurunkan demam, baik pada pengobatan tradisional maupun modern. Cara ini terbukti membantu untuk menurunkan demam. Selain itu kompres dapat digunakan terus menerus karena tidak memiliki efek samping, beda dengan obat yang tidak dapat dikonsumsi terus menerus bila demam tidak turun. Tetapi disini timbul pertanyaan, kompresnya pakai air apa?

Ada dua pendapat mengenai hal ini, ada yang berpendapat lebih baik dikompres dengan air dingin dan ada yang berpendapat dengan air hangat (bukan air panas loh). Kalau secara logika, kita tentu berpikiran bahwa tentu saja dikompres dengan air dingin, “Kan lawan dari panas yah dingin”. Jadi kalau badan kita panas maka dikompres pakai air dingin. Tetapi cara ini tidaklah tepat karena didalam tubuh kita ternyata ada yang namanya pusat pengatur suhu (thermoregulator). Pusat ini yang mengatur suhu tubuh kita. Cara kerjanya, ketika suhu di sekitar tubuh kita dingin maka pusat pengatur suhu akan menangkap sinyal ini kemudian menaikkan suhu tubuh kita untuk mengimbangi, jadi tubuh kita terasa hangat; begitu juga sebaliknya.

Nah, bila kita mengkompres dengan air dingin, yang terjadi adalah air dingin membuat suhu di sekitar dingin sehingga pusat pengatur suhu akan menaikkan suhu tubuh kita . Oleh sebab itu bila dikompres dengan air dingin, yang terjadi bukannya suhu tubuh menurun malah tubuh kita akan semakin tinggi suhunya.

Pada kompres hangat yang terjadi adalah pusat pengatur suhu akan menangkap sinyal bahwa disekitar tubuh hangat maka pusat pengatur suhu akan menurunkan suhu tubuh untuk mengimbangi. Respon pada tubuh akan terjadi vasodilatasi. Vasodilatasi ini yang menyebabkan pembuangan atau pelepasan panas dari dalam tubuh melalui kulit sehingga suhu tubuh akan menurun. Inilah efek yang diinginkan dalam penggunaan kompres yaitu untuk menurunkan demam.

Jadi, mulai sekarang tinggalkan kompres dengan air dingin dan gunakan air hangat untuk mengkompres saat demam.
Selengkapnya...

Selasa, 10 November 2009

Ikan Sarden, Makanan Pencegah Pikun

IKAN tak hanya enak dikonsumsi, namun juga memiliki kandungan yang bisa membuat otak senantiasa sehat.

Banyak penelitian medis menunjukan, jenis ikan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3 sangat bagus untuk nutrisi otak. Pasalnya, asam lemak omega-3 dalam ikan dapat menyokong fungsi sel saraf otak. Asam lemak omega-3 juga bermanfaat dalam meningkatkan kadar memori otak.

Seperti yang dilansir dari Care Fair, Senin (9/11/2009), menyantap ikan satu sampai dua kali dalam sepekan, sama artinya membuat otak tetap fokus, berpikir tajam, serta cerdas dalam jangka waktu lama. Ikan salmon dan ikan sarden merupakan jenis ikan dengan asam lemak omega-3 tertinggi dari semua jenis ikan. Dengan mengonsumsi dua jenis ikan ini, Anda dapat terhindar dari serangan penyakit Alzheimer.

Rajin mengonsumsi ikan merupakan salah satu cara untuk melindungi tubuh dari penurunan fungsi kognitif pada otak. Fungsi kognitif meliputi proses mental untuk mengetahui, berpikir, belajar, merasakan, mengingat, serta menilai sesuatu yang dilihat.

Fungsi kognitif digunakan mulai manusia lahir sampai ketika ajal menjemput. Seperti halnya dengan organ-organ tubuh yang semakin menurun kinerjanya dimakan usia. Otak juga mengalami penurunan produktivitas. Saat fungsi kognitif hilang, maka Anda akan mudah terjangkit penyakit pikun. Penyakit pikun sering kali susah berpikir rasional.

Nah, di sinilah manfaat mengonsumsi ikan salmon maupun ikan sarden. Berapa pun usia Anda, otak akan senantiasa muda dan aktif! (sumber: Okezone.zom)
Selengkapnya...

Kamis, 05 November 2009

Makan Cepat-cepat Berisiko Bikin Gemuk dan Obesitas

London, Ternyata bukan hanya makanan cepat saji yang bikin gemuk, tapi makan cepat-cepat pun bisa membuat seseorang lebih gemuk. Studi tentang kebiasaan makan ini membenarkan pepatah orang tua yang mengatakan bahwa sebaiknya seseorang mengunyah makanan minimal 20 kali sebelum menelan.

Studi menunjukkan bahwa orang yang menelan makanannya dengan cepat cenderung mengonsumsi makanan lebih banyak dibanding orang yang makan dengan santai. Peneliti percaya bahwa makan cepat akan menghentikan produksi hormon peptida YY dan glukagon-peptida di usus yang bertindak sebagai pengerem nafsu makan pada otak.

Hormon yang seharusnya memberi tahu otak bahwa makanan di perut sudah penuh menjadi tidak berfungsi. Akibatnya, seseorang tidak akan merasa kenyang dan menjadi keterusan makan.

Professor Stephen Bloom dari Imperial College, London mengatakan bahwa tren makan cepat yang biasa dilakukan pekerja kantoran atau orang-orang yang sibuk akan memicu risiko obesitas. "Makan cepat sambil mengerjakan pekerjaan di depan komputer akan mempercepat risiko obesitas," ujar Stephen seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (5/11/2009).

Untuk itu, Stephen menganjurkan agar seseorang tidak makan dengan cepat-cepat. "Tidak ada salahnya makan dengan perlahan-lahan dan terkontrol. Dengan begitu seseorang justru bisa lebih langsing," jelas Stephen.

Dalam studinya, peneliti mencoba membandingkan pengaruh pola makan cepat dan perlahan pada partisipan terhadap kadar glukosa, insulin dan lemaknya. Masing-masing partisipan diberi makan 300 ml es krim dan diinstruksikan untuk makan dengan kecepatan yang berbeda-beda.

Selain mengukur kadar gula darah, peneliti juga mengukur kadar hormon peptida YY dan glukagon-peptida yang berfungsi mengirim sinyal pada otak untuk berhenti makan.

Hasilnya adalah, partisipan yang makan es krim dalam waktu 30 menit memiliki kadar hormon yang lebih tinggi dalam darah dan merasa sudah kenyang dibanding mereka yang makan dengan buru-buru. Itu artinya partisipan yang makan dengan terburu-buru akan memiliki hormon peptida YY dan glukagon-peptida yang lebih sedikit dalam tubuhnya.

Studi ini dimuat dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism. "Banyak orang yang sudah tahu bahwa makan cepat bisa menimbulkan konsumsi berlebih dan obesitas. Beberapa studi sebelumnya pun sudah membuktikannya. Namun tetap saja banyak orang yang sulit menghentikan kebiasaan buruknya itu," ujar Dr Alexander Kokkinos, dari Laiko General Hospital, Athena, Yunani. (sumber: Detik.com)
Selengkapnya...

Jumat, 30 Oktober 2009

Junk Food Sama Dengan Narkoba

London, Peneliti menemukan kesamaan antara junk food dan narkoba. Keduanya ternyata sama-sama membuat candu. Orang yang terbiasa makan burger, kentang, sosis atau kue akan sulit menghentikan kebiasaannya itu karena otak sudah memprogram makanan itu sebagai candu.

Selama ini orang mengenal junk food sebagai makanan sampah yang tinggi lemak dan gula tapi sedikit nutrisinya. Tapi ternyata tak hanya itu, saking berbahayanya, seorang ahli saraf, Dr Paul Kenny sampai mengatakan bahwa junk food sama dengan narkoba.

"Sudah terbukti, junk food adalah candu yang membuat seseorang kehilangan kontrol makan," ujar Kenny seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (29/10/2009). Mereka yang mengonsumsi junk food menurut Kenny akan merasakan efek senang, nyaman dan tenang yang bisa berakibat candu jika tidak mengonsumsinya lagi.

Menurut Kenny, ini adalah studi pertama kali yang menghubungkan antara junk food dan obat-obat terlarang atau narkoba. "Kami sudah menemukan banyak bukti nyata yang menunjukkan bahwa junk food sama bahayanya dengan narkoba," tutur Kenny.

Bukti yang ditemukan peneliti adalah kesamaan antara fondasi saraf-saraf di dalam otak yang disebut juga sebagai zat neurobiological. "Setelah diperiksa, ternyata struktur saraf pada otak orang obesitas yang sering mengonsumsi junk food sama dengan orang yang kecanduan obat-obatan atau narkoba," jelas Kenny.

Dr Kenny yang sekarang bekerja di Florida’s Scripps Research Institute pertama kali melakukan penelitiannya di Guy’s Hospital, London dengan menggunakan tikus percobaan. Ia membagi tikus percobaannya ke dalam tiga kelompok.

Kelompok pertama diberi makanan sehat dalam jumlah banyak. Kelompok kedua diberi makanan junk food tapi dibatasi. Kelompok ketiga diberi makanan junk food tak terbatas, diantaranya kue keju, daging berlemak dan snack cokelat.

Setelah studi berakhir, ternyata tikus di kelompok ketiga menjadi gemuk dengan sangat cepat sedangkan tikus di kelompok pertama dan kedua tidak terlihat ada perbedaan yang signifikan dari berat awalnya.

Peneliti pun kemudian mencoba melakukan pemeriksaan pada otak tikus dari tiga kelompok tersebut. Sebelumnya sebuah stimulasi elektrik diberikan pada bagian otak yang berfungsi mengeluarkan hormon pemberi rasa senang dan nyaman (oxytocin, serotonin, dopamin, feromon, endorfin, dan lainnya).

Dari situ diketahui bahwa ternyata otak tikus di kelompok ketiga membutuhkan stimulasi yang terus menerus untuk mengeluarkan hormon pembawa rasa senang. Sedangkan pada dua tikus di kelompok lainnya, sedikt stimulasi saja bisa membuat hormon itu keluar.

Hipotesis peneliti adalah, untuk mencapai tingkat kesenangan yang sama, tikus yang mengonsumsi junk food ternyata butuh stimulasi yang lebih banyak daripada tikus yang tidak atau jarang makan junk food, dan itu artinya junk food adalah stimulasi yang membawa pada kecanduan. Sama halnya dengan narkoba.

Beberapa bahan khusus yang dipakai untuk memproduksi junk food seperti jenis lemak dan gula tertentu memang didesain untuk membuat konsumen ingin tambah dan tambah lagi. Hal itu yang disinyalir peneliti membuat orang ketagihan. Makan junk food boleh-boleh saja, namun pengendalian diri juga penting. (Sumber: detik.com)
Selengkapnya...

Selasa, 06 Oktober 2009

Kiat menjaga kesehatan jantung

Federasi Jantung Sedunia (World Heart Federation/WHF) memperkirakan penyakit kardiovaskuler akan menjadi penyebab utama kematian di Asia pada 2010. Oleh karena itu, diharapkan dengan pencanangan program “Indonesia Sehat 2010” oleh Departemen Kesehatan RI, angka kematian akibat penyakit jantung dapat ditekan hingga batas yang paling rendah.

Sesungguhnya tidak sulit untuk menekan risiko ancaman penyakit jantung. Untuk langkah awal, Anda dapat mengikuti beberapa kiat berikut ini:

1. Menyesuaikan pola makan
a. Cobalah mengonsumsi lebih banyak makanan seperti beras, sayur-sayuran (buncis, bayam, dsb), buah-buahan, ikan, biji-bijian dan yogurt.
b. Kurangi asupan makanan seperti susu, keju dan kacang-kacangan. Tambahkan bawang putih pada resep makanan Anda.
c. Makan makanan yang mengandung beta karoten seperti wortel, kubis dan umbi-umbian.
d. Kurangi asupan natrium, tidak lebih dari 1 1/4 sendok teh garam dalam sehari. Makan makanan secara teratur. Minum air secukupnya. Ubah kebiasaan minum kopi dengan teh.

2. Merubah pola dan gaya hidup
a. Olahraga secara teratur. Pada awalnya dapat dipilih jenis olahraga berintensitas ringan hingga sedang seperti jalan cepat, atau sepeda statis yang dilakukan minimal selama 30 menit tiga hingga lima kali dalam seminggu. Biasakan menggunakan tangga setiap ingin naik ke lantai yang lebih tinggi.
b. Manfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk melakukan aktivitas fisik. Apabila Anda mengendarai kendaraan bermotor, usahakan untuk memarkirnya sedikit lebih jauh dari tempat tujuan agar Anda terbiasa berjalan.
c. Lakukan pekerjaan rumah seperti menyapu, mengepel, membersihkan rumah sebagai tambahan olahraga Anda. Pertahankan berat badan ideal Anda.
d. Berhentilah merokok dan hindari minuman beralkohol.
e. Istirahat yang cukup. Atur jadwal kegiatan harian Anda agar terhindar dari stres.
f. Lakukanlah latihan yang berguna untuk mengurangi stres seperti terapi relaksasi, yoga dan meditasi. Banyak tertawa juga merupakan obat yang baik.

3. Periksakan kesehatan Anda secara teratur
a. Ketahuilah riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah dalam silsilah keluarga Anda.
b. Lakukan medical check up secara berkala, termasuk di dalamnya adalah memonitor tekanan darah dan kolesterol tubuh Anda.

4. Minumlah obat-obat yang sudah diresepkan oleh dokter untuk Anda

5. Berilah dan dapatkan rasa kasih sayang dari orang-orang yang Anda sayangi


Cobalah mengaplikasikan beberapa kiat dasar di atas dalam kehidupan Anda sehari-hari, karena pengobatan yang paling tepat untuk penyakit jantung sebenarnya adalah mencegah penyakit jantung itu sendiri. (Sumber: Liputan 6)
Selengkapnya...

Kamis, 01 Oktober 2009

HIPERTENSI, Cegah dengan Gaya Hidup Sehat

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu faktor risiko paling berpengaruh penyakit kardiovaskular. Pola hidup tidak sehat merupakan faktor pemicu utama dari gangguan kesehatan ini. Sebagian besar penderita hipertensi tidak mengetahui dirinya mengidap masalah itu sebelum memeriksa tekanan darah. Gangguan ini dikenal juga sebagai heterogeneous group of disease karena dapat menyerang siapa saja dari berbagai kelompok umur dan kelompok sosial-ekonomi.

Hipertensi merupakan keadaan saat tubuh kehilangan atau tidak mampu mengendalikan tekanan darah sehingga mengalami tekanan berlebihan. Akibatnya, volume darah meningkat dan saluran darah menyempit sehingga jantung memompa lebih keras untuk menyuplai oksigen dan nutrisi kepada setiap sel di dalam tubuh.

Pada hipertensi terjadi tekanan darah yang berlebihan terhadap dinding arteri. Apabila kondisi ini berjalan terus akan mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah dan kekurangan aliran darah ke jaringan tubuh. Selanjutnya kondisi demikian dapat mengakibatkan kerusakan jaringan jantung, ginjal, otak, dan mata. Penderita hipertensi mempunyai risiko yang lebih besar terkena stroke akibat pecahnya arteri kecil di dalam otak. Penyakit ini kira-kira menyerang 1 dari 10 orang dewasa dalam hidupnya. Hipertensi diketahui berhubungan dengan beberapa penyakit, termasuk arteriosklerosis, aterosklerosis (penyempitan arteri), gangguan ginjal kronik, gangguan kelenjar endokrin, kencing manis, dan hiperlipidemia (kolesterol tinggi).

Seseorang dikatakan menderita hipertensi apabila nilai tekanan darah sistoliknya di atas 140 mm Hg dan diastoliknya di atas 90 mm Hg. Sedangkan tekanan darah diukur berdasarkan tekanan terhadap dinding pembuluh darah (dalam mmHg). Angka 120/ 80 mmHg adalah tekanan darah yang normal yang terjadi pada waktu jantung memompa (sistole) dan istirahat (diastole).

Faktor-faktor risiko yang memicu hipertensi menjadi lebih berat antara lain :
- Diet banyak mengandung lemak jenuh, kolesterol tinggi
- Garam berlebihan dan makanan yang diasinkan
- Makanan yang diawetkan
- Rokok, kopi, dan minuman beralkohol,
- Makanan yang bersifat panas seperti daging kambing dan durian stres
- Obesitas (kegemukan)
- Kehidupan sedentary (kurang bergerak)
- Riwayat keluarga, dan usia.
Faktor risiko yang tidak dapat dirubah adalah genetik/riwayat keluarga dan usia, sedangkan faktor lainnya dapat dirubah.

Hipertensi jarang menunjukan gejala sebelum adanya perubahan pembuluh darah di jantung, otak, dan ginjal. Tetapi, penderita hipertensi umumnya mengalami gejala-gejala seperti : sakit kepala, rasa pegal dan tidak nyaman pada tengkuk, perasaan berputar serasa ingin jatuh, berdebar atau detak jantung terasa cepat, telinga berdenging, dan lain-lain. Secara extrem tekanan darah tinggi dapat merusak bagian dalam dari arteri yang kecil, kemungkinan dapat menyebabkan pembekuan darah. Jika hal ini terjadi maka dapat menyebabkan stroke (jika pembekuan darah terjadi di otak), serangan jantung (jika terjadi pada jantung), kebutaan (jika terjadi pada retina mata), dan gagal ginjal (jka pembekuan darah terjadi di ginjal).

Tindakan pencegahan yang perlu dilakukan oleh penderita hipertensi agar tidak kambuh dan bertambah berat yaitu melalui pengontrolan pola atau gaya hidup, seperti :
- Diet rendah lemak, diet rendah garam
- Berhenti merokok dan minuman alkohol
- Kurangi atau berhenti minum kopi
- Hindari mengkonsumsi daging kambing, dan buah durian
- Hidup dengan tenang dan santai, hindari stress
- Olahraga secara teratur yang disesuaikan dengan kondisi tubuh
- Menurunkan berat badan bagai penderita obesitas,

Konsumsi makanan yang mengandung mineral kalium, kalsium, dan magnesium yang dapat membantu menurunkan tekanan darah seperti buah pisang, belimbing, jamur kuping hitam, bawang bombay, bawang putih, ketimun, dan lain-lain.
Selengkapnya...

Kamis, 24 September 2009

Bahaya dibalik kebiasaan MEROKOK

Semua orang selalu menginginkan kehidupan yang dijalani adalah kehidupan yang sehat yang dicerminkan oleh lingkungan sehat. Oleh karenanya menjaga lingkungan sehat sudah menjadi kewajiban seluruh masyarakat bukan hanya pemerintah. Jika ingin memiliki kehidupan yang sehat kita harus memulainya dengan cara menanamkan pola hidup sehat bagi diri sendiri dulu, termasuk dengan tidak merokok. Kalaupun sudah merokok, maka anda harus berusaha dengan sekuat tenaga untuk berhenti merokok karena banyak bahaya yang mengintai dibalik kebiasaan merokok.

Tentang bahaya rokok pada umumnya saya rasa sudah banyak yang tahu, apalagi bagi orang yang tiap hari menghisap rokok, soalnya kan dalam setiap bungkus rokok terdapat tulisan tentang bahaya rokok, seperti ini. MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN. Tapi anehnya meski pada bungkus atau kemasan rokok sudah tercantum tulisan tentang bahaya rokok yang sangat menakutkan, tetap saja banyak yang merokok.

BAHAYA MEROKOK
Banyak penelitian yang membuktikan kebiasaan merokok meningkatkan resiko timbulnya berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan penyakit ganggguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin. Pasien-pasien perokok juga beresiko tinggi mengalami komplikasi atau sukarnya penyembuhan luka setelah pembedaan termasuk bedah plastik dan rekontruksi, operasi plastik pembentukan payudara dan operasi yang menyangkut anggota tubuh, bagian bawah.

Pada kenyataannya kebiasaan merokok ini sulit dihilangkan dan jarang diakui orang sebagai suatu kebiasan buruk. Apalagi orang yang merokok untuk mengalihkan diri dari stres dan tekanan emosi, lebih sulit melepaskan diri dari kebiasaan ini dibandingkan perokok yang tidak memiliki latar belakang depresi.

Penelitian yang terbaru juga menunjukan adanya bahaya dari second hand smoke yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang yang bukan perokok karena berada disekitar perokok juga bisa disebut perokok pasif. Rokok tidak dapat dipisahkan dari bahan baku pembuatannya yaitu tembakau. Di Indonesia tembakau di tambah cengkeh dan bahan-bahan lain dicampur untuk dibuat bahan rokok kretek. Selain kretek tembakau juga dapat digunakan sebagai rokok linting, rokok putih, cerutu, rokok pipa dan tembakau tanpa asap (tembakau kunyah).

Kandungan dalam asap sebatang rokok yang dihisap? tidak kurang dari 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4 etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagaian dari beribu-ribu zat didalam rokok. Komponen gas asap rokok adalah karbonmonoksida, amoniak, asam hidrosianat, nitrogen oksida dan formaldehid. Partikelnya berupa tar, indol, nikotin, karbarzol, dan kresol. Zat-zat ini beracun, mengiritasi dan menimbulkan kanker (karsinogen).

ZAT-ZAT TERSEBUT DAN BAGAIMANA MEREKA MEMBAHAYAKAN TUBUH
Nikotin Zat yang paling sering dibicarakan dan diteliti orang, meracuni syaraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi dan menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya. Kadar nikotin 4-6 mg yang diisap oleh orang dewasa setiap hari sudah bisa menimbulkan ketagihan.

Timah hitam (Pb) yang dihasilkan sebatang rokok sebanyak 0,5 ug. Sebungkus rokok (isi 20 batang) yang habis diisap dalam satu hari menghasilkan 10 ug. Sementara ambang batas timah hitam yang masuk ke dalam tubuh adalah 20 ug per hari. Bisa dibayangkan bila seorang perokok berat menghisap rata-rata 2 bungkus roko per hari, berapa banyak zat berbahaya ini masuk kedalam tubuh.

Gas karbonmonoksida (CO) memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam sel-sel darah merah. Seharusnya hemoglobin ini berikatan dengan oksigen yang sangat penting untuk pernapasan sel-sel tubuh, tapi karena gas CO lebih kuat dari pada oksigen maka gas CO ini merebut tempatnya disisi hemoglobin. Jadilah hemoglobin bergandengan dengan gas CO. Kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1 persen. Sementara dalam darah perokok mencapai 4-15 persen.

Tar adalah kumpulan dari beribu-ribu bahan kimia dalam komponen padat asap rokok dan bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap tar masuk ke dalam rongga mulut sebagai uap padat. Setelah dingin akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna coklat pada permukaan gigi, saluran pernafasan dan paru-paru. Pengendapan ini bervariasi antara 3-40mg per batang rokok, sementara kadar tar dalam rokok berkisar 24-45 mg

Jadi dapat disimpulkan bahwa merokok merupakan kegiatan yang dilakukan manusia yang mengorbankan uang, kesehatan, kehidupan sosial, pahala, persepsi positif, dan lain sebagainya. Maka bersyukurlah anda jika belum merokok, karena anda adalah orang yang pandai. Ketika seseorang menawarkan rokok maka tolak dengan baik. Merasa kasihanlah pada mereka yang merokok. Jangan dengarkan mereka yang menganggap anda lebih rendah dari mereka jika tidak ikutan ngerokok. karena dalam hati dan pikiran mereka yang merokok sebenarnya mereka ingin berhenti merokok.
Selengkapnya...

Selasa, 15 September 2009

Mudik sehat saat lebaran

Kurang seminggu lagi, lebaran akan datang. Di Indonesia, lebaran identik dengan mudik, yaitu aktivitas pulang kampung bagi orang yang tinggal jauh dari keluarga atau kampung halamannya, namun bagi mereka yang tak bisa pulang, ritual maaf-memaafkan biasanya dilakukan dengan saling berkirim kartu lebaran, bertelepon, atau berkirim SMS. Warga yang bekerja jauh dari kampung halaman telah bersiap mudik. Ada yang menempuh jalan darat, laut, juga udara. Harapannya, tentu sampai di tempat asal, kondisi badan tetap sehat sehingga kebahagiaan pada saat Lebaran bisa diraih.
Mereka yang bisa bertemu sanak sodara, biasanya memanfaatkan momen ini untuk berkumpul atau sekedar reuni dengan teman-teman lama. Berkumpul dalam suasana segar, itulah yang kita inginkan. Padahal sakit ataupun capai pasti selalu dirasakan setiap melakukan perjalanan jauh. Berikut ini beberapa tips melakukan perjalanan sehat saat mudik:

• Persiapan secara umum, seluruh anggota keluarga yang akan mudik mesti cukup istirahat, terutama bagi pemudik yang akan menggunakan jalan darat. Maklum, waktu sampai ke tujuan tidak diprediksi. Bisa saja waktu tempuh dalam hari-hari normal cuma berbilang jam, namun saat menjelang lebaran waktu tempuhnya bisa molor berlipat-lipat.

• Bagi pemudik yang kebetulan membawa kendaraan, sebaiknya ada beberapa orang yang bisa membawa kendaraan alias menyopir. Itu penting agar pemudik bisa bergantian memegang setir. Walhasil, rasa capek dan kantuk tak dimonopoli satu orang sehingga kemungkinan celaka di jalan bisa dihindari.

• Waktu perjalanan sebaiknya malam hari karena perjalanan relatif lancar. Meski begitu, perjalanan siang tidak jadi masalah jika mobil atau kendaraan mempunyai penyejuk udara yang baik. Jika tidak, persediaan air putih harus cukup. Maklum, jika saat perjalanan banyak keluar keringat, hal itu harus diimbangi dengan banyak minum putih agar tidak terjadi dehidrasi.

• Selama dalam perjalanan, jangan segan memanfaatkan tempat istirahat untuk bisa melakukan olahraga kecil dan meluruskan badan. Manfaatkan juga waktu di sini untuk buang air kecil alias kencing. Jangan sampai menahan kencing karena bisa mengakibatkan terjadinya infeksi saluran kencing.

• Usahakan jangan membeli makanan dan minuman di pinggir jalan. Sebab, kualitas makanan dan minuman tersebut belum tentu terjaga dengan baik karena selalu terpapar panas matahari.

• Sebaiknya membawa minum dan makanan kering dari rumah. Jangan membawa makanan basah yang cepat rusak mengingat waktu perjalanan sulit diprediksi.

• Sejumlah obat perlu dipersiapkan, seperti obat antidiare, obat antimuntah, obat sakit maag, dan obat sakit kepala. Obat-obatan ini sangat membantu sebagai obat pertolongan pertama.

• Khusus bagi pemudik yang membawa bayi dan anak di bawah usia lima tahun, siapkan secara teliti susu, makanan, dan obat-obatan yang mungkin diperlukan. Persiapan obat mesti diperhatikan jika ada anggota keluarga yang memiliki penyakit kronis.

• Bagi anggota keluarga yang memiliki penyakit muntah selama perjalanan (motion sickness), minumlah obat antimuntah sebelum perjalanan dimulai. Obat ini bekerja selama delapan jam.

• Khusus bagi mereka yang memiliki penyakit maag, sebaiknya mengkonsumsi obat maag yang berjenis penekan asam lambung, seperti ranitidine, famotidine, omeprazole, lansoprazole, rabeprazole, pantoprazole, dan esomeprazole. Umumnya obat-obatan ini bekerja selama 12-24 jam.

• Yang terakhir, jika selama perjalanan mudik ada yang mengalami gangguan kesehatan cukup berat, seperti muntah-muntah, diare, atau sakit kepala hebat, sebaiknya membatalkan puasa. Tentu saja, jika sakit terus berlanjut, hubungi dokter atau layanan kesehatan terdekat.
Mudik sehat, lebaran sehat, kita bisa bergembira berkumpul bersama keluarga menyambut hari yang penuh pengampunan. Selamat Mudik dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin. (Disadur dari berbagai sumber).
Selengkapnya...

Selasa, 08 September 2009

Bebas bau mulut selama berpuasa..

Berpuasa berarti tidak ada asupan melalui mulut sehingga tidak jarang malah menyebabkan bau mulut. Bau mulut selama berpuasa memang terasa agak mengganggu. Sebenarnya soal bau mulut ini lumrah terjadi saat seseorang berpuasa. Hal tersebut merupakan gejala fisiologis yang masih berada dalam batas normal. Tapi bukan berarti bisa dibiarkan, karena kalau mulut bau membuat rasa tidak nyaman dalam bergaul dan berkomunikasi dengan orang lain. Apalagi ketika pekerjaan kita mengharuskan berinteraksi dengan orang banyak, kita pasti tidak mau ada rasa canggung karena bau mulut.

Bau mulut tersebut muncul karena ketika berpuasa aktivitas mulut dan kelenjar ludah (saliva) menurun. Selama berpuasa aktivitas mengunyah makanan tidak ada sehingga sekresi saliva juga rendah. Padahal selain berfungsi menjaga keseimbangan cairan, saliva juga berfungsi membasahi dan membersihkan rongga mulut serta membunuh bakteri patogen. Bila sekresi saliva rendah maka bakteri penyebab penyakit (patogen) akan berkembang di dalam rongga mulut sehingga populasinya bertambah banyak dan menimbulkan bau.

Selain itu, ada beberapa penyebab lain yang perlu diketahui dalam masalah bau mulut ini. Bau mulut atau halitosis bisa juga disebabkan karena penyakit tertentu, seperti Diabetes Melitus (DM), gangguan pada hati, gusi berdarah, penebalan lidah, gangguan pencernaan, terutama pada lambung. Penyakit pada saluran pernapasan, seperti radang tonsil dan sinus, gigi berlubang (sakit gigi), infeksi pada gusi, dan karang gigi juga dapat menimbulkan bau mulut. Namun, penyebab yang paling umum terjadi adalah karena tertinggalnya sisa-sisa makanan yang tak dibersihkan di dalam mulut. Sisa-sisa makanan yang masuk di lubang dan sela-sela gigi akhirnya membusuk dan mengeluarkan bau yang tak sedap.

Jika kita tahu cara menyiasatinya, ternyata kita bisa menjalankan puasa tanpa bau mulut. Sebaiknya periksakan gigi secara teratur untuk membersihkan plak/karang gigi dan menjaga kesehatan gusi, sehingga selama berpuasa tidak akan terganggu oleh masalah mulut dan gigi. Berikut ini beberapa tips agar terbebas dari bau mulut. Ayo kita coba dan buktikan!

1. Segera sikat gigi setelah makan sahur karena setelah 2 menit sisa makanan yang menempel di mulut dengan cepat menjadi asam.

2. Hindari menyantap hidangan yang beraroma 'aduhai' seperti petai, jengkol, bawang mentah pada saat bersantap sahur.

3. Selesai makan sahur, minum air putih banyak-banyak.

4. Gunakan saat berwudhu untuk berkumur-kumur agar menetralisir tingkat asam di mulut.

5. Menggosok gigi dan menyikat lidah setelah makan dan menjelang tidur. Permukaan lidah yang tak rata memungkinkan adanya sisa makanan tersangkut di sana.

6. Di lingkungan keluarga Arab ada kebiasan mengunyah sejumput adas manis sehabis makan. Setelah dikunyah dan disisip airnya, ampasnya dibuang. Aroma adas manis yang harumnya mirip aroma obat batuk benar-benar 'pencuci mulut' yang bisa diandalkan saat puasa.

7. Air rebusan daun sirih dapat digunakan untuk berkumur setelah makan sahur. Air rebusan sirih berfungsi sebagai antibakteri penyebab bau mulut.

8. Berkumur dengan larutan penyegar selama 30 detik. Sebaiknya dilakukan sebelum imsak. Pastikan agar pembersihmulut bukan berbahan dasar alcohol. Kandungan alcohol malah membuat mulut lebih kering dan masalah kian parah.

Jika menerapkan pola-pola di atas seharusnya bau mulut bisa berkurang, namun jika bau mulut tetap sangat tajam maka bisa juga karena faktor lambung, mengkonsumsi obat atau ada gangguan kronis yang sebaiknya anda periksakan ke dokter. (disadur dari berbagai sumber)
Selengkapnya...

Minggu, 30 Agustus 2009

Tips Sahur dan Berbuka

Pada saat berpuasa, aktivitas makan hanya berlangsung 2 kali, yaitu saat buka & sahur. Untuk itu pilihan makanan yang sehat & tepat dapat menghindari gangguan kesehatan, puasa pun nyaman & tetap energik, serta berat badan terkendali. Puasa tidak identik dengan lemas dong. Anda bisa tetap ceria saat beraktivitas meski tengah manjalankan ibadah puasa. Kuncinya: Tepat mengonsumsi makanan saat sahur. Memang sebagian dari kita malas saat makan sahur, karena biasanya saat jam itu kita terlelap tidur. Namun makan sahur merupakan kunci agar selama menjalankan ibadah puasa badan kita tidak lemas.

Banyak yang menggunakan alasan tubuh lemas karena kurang makan sehingga berakibat terhadap menurunnya produktivitas kerja sehari-hari. Dengan alasan tersebut, kemudian timbul perilaku tidak sehat yang dilakukan tanpa sadar dan menjadi kebiasaan selama berpuasa. Berikut ini beberapa tips khusus saat sahur dan berbuka puasa agar tubuh kita tetap sehat dan segar selama bulan puasa sehingga terhindar dari kebiasaan yang kurang sehat:

SAAT SAHUR
1. Makan makanan hangat, tujuannya tak lain agar makanan mudah dicerna sekaligus merangsang keluarnya enzim pencernaan

2. Porsi cukup. Jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Sahur ini sebagai pengganti sarapan, untuk mencukupi kebutuhan energi sepanjang hari. Usahakan gizi seimbang, cukup protein untuk menjaga kadar gula darah selalu dalam kondisi normal. Makan perlahan-lahan dan sedikit demi sedikit agar lambung terisi dengan baik.

3. Makan sayur dan buah. Sayur dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral yang baik untuk menjaga daya tahan dan kebugaran tubuh. Makanan ini juga kaya serat sehingga perut akan terasa kenyang dalam waktu lama. Dianjurkan mengonsumsi sayur dan buah yang kaya vitamin A, B, C dan E.

4. Minum susu. Jangan lupa tutup sahur dengan segelas susu sehingga tubuh akan memperoleh asupan gizi yang lengkap untuk aktivitas sepanjang hari

5. Minum air putih. Perbanyak minum air putih agar mengurangi bau mulut akibat keringnya mulut dan kurangnya aliran ludah & kurang bersihnya gigi. Sangat dianjurkan minum air putih 3-4 gelas pada saat bersahur.

6. Jangan minum kopi. Kopi tergolong diuretik yang akan menyebabkan cairan tubuh sering keluar, makanya hindari meminum kopi saat sahur

7. Solusi mi instan. Kalau terlambat bangun dan hanya sempat merebus mie instan, usahakan menambahnya dengan telur dan sayuran atau daging. Akhiri dengan segelas jus, jika tak sempat mengunyah buah. Sertakan juga suplemen multivitamin, jika Anda cemas makanan yang dikonsumsi kurang bergizi.

8. Jangan langsung tidur. Setelah makan sahur jangan langsung tidur. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan.

SAAT BERBUKA PUASA

1. Pada saat berbuka, awali buka puasa Anda dengan makanan atau minuman hangat dan manis seperti kolak, sirup, ataupun minuman manis lainnya. Hal ini penting untuk menormalkan kadar gula dalam tubuh. Selain itu pada saat berbuka kita juga disunahkan untuk memakan kurma. Tapi ingat, jangan mengkonsumsi minuman yang mengandung soda, karena dapat menimbulkan akibat buruk bagi perut Anda, terutama bagi anda yang memiliki penyakit maag.

2. Jangan langsung minum air dingin atau es, sebaliknya biasakanlah berbuka dengan minuman yang hangat. Perut yang kosong bisa menjadi kembung, bila Anda langsung berbuka puasa dengan air dingin, karena asam lambung dalam tubuh kita akan terbentuk semakin banyak.

3. Kemudian beristirahatlah kurang lebih satu jam sebelum menyantap hidangan berbuka yang telah dihidangkan. Tujuannya untuk memberikan keseimbangan terlebih dahulu pada pencernaan kita. Ingat, jangan mengkonsumsi makanan berlebihan dan makanan asinan.

4. Berbuka puasa hendaknya dilakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru agar lambung tidak "kaget". Dengan demikian kerja lambung tidak terlampau berat karena lambung membutuhkan ruangan kosong untuk mencerna makanan. Untuk meringankan kerja pencernaan, kunyah makanan dengan baik.

5. Jangan makan dan minum terlampau banyak pada saat berbuka puasa. Kerja lambung yang sudah dibiarkan beristirahat sekitar 12 jam, akan menjadi terlampau berat.

6. Setelah berbuka puasa jangan langsung tidur. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan.

Semoga dengan menerapkan cara sahur dan berbuka puasa yang sehat, ibadah puasa kita menjadi lancar.
Selengkapnya...

Sabtu, 22 Agustus 2009

Manfaat puasa bagi kesehatan

Hari ini adalah puasa pertama bagi umat Islam di Bulan Ramadhan. Selama sebulan penuh umat Islam di seluruh dunia diwajibkan untuk menjalankan puasa Ramadhan. Puasa tidak hanya dilakukan oleh umat Islam, agama lain pun mengenal puasa, yang mungkin tata caranya berbeda dengan ibadah puasa yang dilakukan umat Islam. Setiap perintah yang berasal dari Allah SWT, pasti akan berguna bagi manusia seperti sholat lima waktu, selain bisa meningkatkan iman takwa ternyata di balik gerakan sholat mengandung manfaat yang sangat baik untuk kesehatan manusia. Begitu juga dengan puasa Ramdhan yang dilakukan setahun sekali, pasti ada manfaat buat kesehatan manusia.

Puasa berarti mengistirahatkan saluran pencernaan (usus) beserta enzim dan hormon yang biasanya bekerja untuk mencerna makanan terus menerus selama kurang lebih 18 jam. Dengan berpuasa organ vital ini dapat istirahat selama 14 jam. Jika berpuasa dilakukan secara benar, ternyata berbagai jenis penyakit dapat dikendalikan. Tidak ada seorang pun ahli medis baik muslim maupun non muslim yang meragukan manfaat puasa bagi kesehatan manusia. Berikut ini beberapa manfaat ibadah puasa bagi kesehatan manusia:

• Membebaskan tubuh dari racun, kotoran, dan ampas yang merusak kesehatan.

• Memblokir makanan untuk bakteri, virus, dan sel kanker sehingga kuman-kuman tersebut tidak bisa bertahan hidup.

• Meremajakan sel-sel tubuh. Ketika kita berpuasa, organ tubuh berada pada posisi rileks, sehingga mempunyai kesempatan untuk memperbarui sel-selnya.

• Puasa memberi kesempatan kepada alat-alat pencernaan untuk beristirahat setelah bekerja keras sepanjang tahun. Lambung dan usus beristirahat selama beberapa jam dari kegiatannya, sekaligus memberi kesempatan untuk menyembuhkan infeksi dan luka yang ada sehingga dapat menutup rapat. Proses penyerapan makanan juga berhenti sehingga asam amoniak, glukosa dan garam tidak masuk ke usus. Dengan demikian sel-sel usus tidak mampu lagi membuat komposisi glikogen, protein dan kolesterol. Disamping dari segi makanan, dari segi gerak (olah raga), dalam bulan puasa banyak sekali gerakan yang dilakukan terutama lewat pergi ibadah.

• Puasa meningkatkan fungsi organ reproduksi. Hal ini terkait dengan peremajaan sel-sel yang berpengaruh pada sel-sel urogenitalis dan alat-alat reproduksi lainnya. Hormon yang berkaitan dengan masalah perilaku seksual tidak hanya dihasilkan oleh organ indung telur (estrogen) dan testis (testosteron), tetapi juga oleh kelenjar hipofisis.

• Menambah jumlah sel darah putih dan meningkatkan daya tahan tubuh. Pada minggu pertama puasa belum ditemukan pertumbuhan sel darah putih. Namun, mulai hari ketujuh (minggu kedua), penambahan sel darah putih pesat sekali. Darah putih merupakan unsur utama dalam sistem pertahanan tubuh.

• Meningkatkan fungsi organ tubuh. Puasa akan memberikan rangsangan terhadap seluruh sel, jaringan, dan organ tubuh. Efek rangsangan ini akan menghasilkan, memulihkan, dan meningkatkan fungsi organ sesuai fungsi fisiologisnya, misalnya panca indra menjadi lebih tajam.

• Puasa memperkecil sirkulasi darah sebagai perimbangan untuk mencegah keluarnya keringat dan uap melalui pori-pori kulit serta saluran kencing tanpa perlu menggantinya. Menurunnya curah jantung dalam mendistribusikan darah keseluruh pembuluh darah akan membuat sirkulasi darah menurun. Dan ini memberi kesempatan otot jantung untuk beristirahat, setelah bekerja keras satu tahun lamanya. Puasa akan memberi kesempatan pada jantung untuk memperbaiki vitalitas dan kekuatan sel-selnya.

• Memperbaiki fungsi hormon yang diperlukan dalam berbagai proses fisiologis dan biokimia tubuh. Hormon dikeluarkan oleh kelenjar endokrin dan hipofisis sebagai reaksi tubuh terhadap berbagai tekanan dan stres lingkungan. Kekurangan atau kelebihan produksi hormon tertentu akan berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Misal ketika mengalami stres, hormon insulin dan adrenalin yang mengatur waktu lapar terganggu sehingga nafsu makan hilang atau bahkan datang lebih cepat. Kekurangan produksi hormon insulin berakibat munculnya penyakit diabetes, sedangkan bila berlebihan tubuh akan menderita hiperglikemia. Pada saat puasa orang akan bersabar dan berusaha menahan amarah dan senantiasa pasrah pada Tuhan. Hal itu akan membuat fungsi hormon berjalan normal sehingga irama hidup lebih harmonis.

Namun puasa juga harus diimbangi dengan cara makan yang benar. Makanlah secara teratur untuk buka puasa dan sahur dengan menu seimbang. Maksudnya adalah makanan yang terdiri dari karbohidrat 50-60%, protein 10-20%, lemak 20-25%, cukup vitamin dan mineral dari sayur dan buah. Selain itu, cukup serat dari sayuran untuk memperlancar buang air besar. Cukup cairan, dengan minum kurang lebih 7-8 gelas sehari. Terdiri dari 3 gelas waktu sahur dan 5 gelas dari buka sampai sebelum tidur. Pembagian makan adalah 50% untuk berbuka, 10% setelah sholat tarawih, 40% pada waktu sahur.

Demikianlah beberapa manfaat puasa bagi kesehatan manusia. Semoga ibadah puasa yang kita lakukan tahun ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya dan diterima oleh Allah SWT. Amin. MARHABAN YA RAMADHAN. SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA..
Selengkapnya...

Selasa, 18 Agustus 2009

Tips sehat saat Puasa Ramadhan

Tak terasa kurang dari 1 minggu lagi umat Islam di seluruh dunia akan segera memasuki sebuah bulan yang sangat dimuliakan yakni Bulan Ramadhan. Di bulan ini umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan puasa 1 bulan penuh. Menjalankan ibadah puasa adalah sebuah kewajiban bagi umat Islam, namun jika ditilik dari sisi kesehatan dibalik nilai ibadah dari ritus yang dijalankan sebulan penuh tiap tahun ini, juga tersimpan banyak manfaat. Tapi tentu saja jika itu dijalankan dengan aturan yang benar dan tidak asal-asalan.

Ketika berpuasa, bahan makanan yang masuk (intake) berbeda dengan energi yang dikeluarkan (outtake) selama beraktivitas. Itu sebabnya, selama menjalankan ibadah puasa, kesehatan pun harus dijaga. Untuk itu, perlu diperhatikan pengaturan makan dan minum pada saat sahur atau berbuka puasa, agar tubuh tetap segar dan bugar sepanjang hari selama berpuasa. Pada saat berpuasa bahan makanan penghasil energi utama seperti karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, dan protein yang masuk ke tubuh kita tidaklah sebanyak hari-hari biasa. Lalu bagaimanakah memadukan antara ibadah dan mendapatkan manfaat bagi kesehatan kita, berikut beberapa tips menjalankan puasa sehat:

Jangan Tinggalkan Sahur
Sahur merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah puasa Ramadhan yang sangat disarankan. Sahur sama pentingnya seperti sarapan. Saat menjalankan puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 14 jam. Untuk itu supaya tubuh dapat menjalankan fungsi dengan baik, sel-sel tubuh membutuhkan gizi dan energi dalam jumlah cukup. Untuk menu sahur sebaiknya pilih makanan berserat dan berprotein tinggi, tapi hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis. Banyak makan makanan manis disaat sahur akan membuat Anda cepat lapar di siang hari. Makanan manis membuat tubuh bereaksi melepaskan insulin secara cepat, insulin berfungsi memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Sedangkan makan makanan berserat membuat proses pencernaan lebih lambat dan membantu insulin dikeluarkan secara bertahap. Untuk membuat energi dari sahur tahan lama, bersahurlah lebih akhir saat mendekati imsak.

Jangan Tunda Berbuka
Setelah seharian menahan lapar dan dahaga tentunya energi kita terkuras, untuk memulihkan energi kembali, saat berbuka makanlah karbohidrat sederhana yang terdapat dalam makanan manis. Makanan yang mengandung gula mengembalikan secara instant energi kita yang terkuras seharian. Tetapi usahakan menghindari minum es atau yang bersoda, karena jenis minuman ini dapat membuat pencernaan tak berfungsi secara normal.

Makanlah Secara Bertahap
Biasanya begitu mendengar bedug magrib, tanpa tunggu lagi kita langsung menyantap habis hidangan yang disediakan diatas meja. Ini bukanlah pola yang bagus untuk kesehatan, setelah seharian perut kita tak terisi dan organ cerna beristirahat, sebaiknya jangan langsung menyantap hidangan dalam jumlah besar. Saat tiba waktu berbuka makan makanan manis, seperti kolak, atau minum teh hangat, istirahatkan sesaat, bisa Anda gunakan jeda itu untuk menjalankan sholat magrib sambil memberi waktu organ cerna kita menyesuaikan. Baru setelah sholat Anda dapat lanjutkan kembali makan makanan yang lebih berat seperti nasi dan lauk-pauknya. Dan setelah Tarawih dilanjutkan lagi dengan sesi makan kecil atau camilan.

Jangan Tinggalkan Olahraga
Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo. Namun untuk urusan ini pilih olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Sebaiknya lakukan olahraga menjelang waktu berbuka. Tarawih selain ibadah juga sebagai sarana menjaga kebugaran jasmani karena saat melakukan sholat tarawih sama dengan membakar kalori.

Konsumsi Cukup Air
Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Lebih dari 60% tubuh kita terdiri dari air. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik setiap organ tubuh kita membutuhkan air. Tanpa air yang cukup tubuh akan mengalami gangguan. Untuk itu perbanyak minum air untuk simpanan dalam tubuh supaya semua organ berfungsi dengan baik. Yang disebut air disini bukan hanya berupa air putih, tapi susu dan teh pun juga termasuk di dalamnya. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, aturlah agar Anda minum delapan gelas air sebelum menjalani puasa esok hari.

Kendalikan Emosi
Tujuan puasa adalah mengontrol emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Secara psikologis ini mempengaruhi mental-spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Tuhan membuat hati kita damai.

"Selamat menjalankan IBADAH PUASA"
Selengkapnya...

Senin, 03 Agustus 2009

Mengenal Alergi lebih dekat..

Ada orang yang bila makan makanan tertentu, badannya langsung merah, bentol-bentol, gatal-gatal dan lain-lain, bahkan hingga sesak nafas. Terkadang bukan hanya disebabkan makanan, tetapi keluhan tersebut bisa juga dialami seseorang jika kelelahan, stres, meminum suatu obat atau cuaca yang tidak cocok. Semua gejala-gejala tersebut disebut alergi. Alergi merupakan suatu reaksi abnormal dalam tubuh yang disebabkan oleh zat-zat yang tidak berbahaya. Alergi timbul bila ada kontak terhadap zat tertentu yang biasanya, pada orang normal tidak menimbulkan reaksi.

Secara fisologis tubuh manusia memiliki beberapa sistem yang mengendalikan tubuh, salah satunya adalah sistem kekebalan. Sistem kekebalan tubuh adalah sistem yang melindungi tubuh dari bahaya zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Sistem kekebalan ini dikendalikan antibodi yang dihasilkan oleh limposit B dan limposit T dalam tubuh seseorang. Jadi semua zat yang masuk dan kontak dengan tubuh akan dideteksi oleh antibodi ini. Jika zat asing tidak membahayakan kesehatan maka akan diterima dengan baik, sedangkan jika berbahaya maka zat asing tersebut akan diikat dan dinetralisir oleh antibodi. Reaksi antibodi ini sering menimbulkan gejala-gejala alergi seperti merah, bentol, gatal, sesak nafas dan lain-lain. Zat asing yang dapat merangsang timbulnya alergi disebut alergen.

Proses alergi sendiri berlangsung dalam waktu bertahap. Pertama jika tubuh kemasukan sesuatu zat asing yang membahayakan, maka antibodi akan menempel ke sel mast tubuh dan merangsang sel mast untuk menghasilkan histamin. Selanjutnya histamin akan menyerang zat alergen hingga timbul gejala gatal, merah, bentol dan lainlain. Sebenarnya pada semua orang selalu terjadi reaksi antara antibodi dengan zat asing (alergen). Akan tetapi reaksi tersebut tidak berkembang hingga menimbulkan gejala dan keluhan. Hanya pada orang yang antibodinya sangat sensitif bisa timbul keluhan alergi.

Melihat struktur tubuh, zat alergen dapat masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung dan kulit. Alergen melalui mulut biasanya dari makanan dan menimbulkan alergi pada saluran cerna dan akan menjalar ke seluruh tubuh. Sementara yang melalui hidung, alergen akan merangsang saluran nafas. Alergi pada saluran nafas biasanya menimbulkan gejala bersin, ingusan, batuk hingga sesak nafas. Sedangkan yang kontak melalui kulit biasanya akan menimbulakan alergi lokal pada tempat kontak.

Menentukan penyebab alergi dapat dilakukan dengan cara berikut:
• Menghindari zat yang dicurigai sebagai alergen, kemudian setelah gejala hilang, coba kembali zat tersebut. Misalnya saja, bila yang dicurigai sebagai alergen adalah makanan, maka sebaiknya berhenti memakan makanan tersebut. Setelah gejalanya hilang, coba kembali memakannya dan melihat apakah terjadi reaksi yang sama.

• Melakukan tes alergi dan melihat riwayat keluarga serta riwayat frekuensi serangan terjadi. Bila salah satu dari orang tua menderita alergi, maka kemungkinan risiko penyakit tersebut diturunkan pada anak sekitar 25%-30%. Sementara itu, bila kedua orang tua adalah penderita, maka risiko meningkat menjadi 60%-70%. Selain itu perlu dilakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang antara lain tes alergi pada kulit, foto rontgen, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan lebih lanjut bila dibutuhkan. Tes pada kulit merupakan pemeriksaan yang sangat sederhana untuk mendiagnosa alergi. Dengan memberikan zat-zat tertentu pada kulit seseorang, dapat diketahui zat yang merupakan alergen pada orang tersebut. Zat dalam jumlah kecil disuntikkan. Bila terjadi pembengkakan pada bagian yang diberi suntikan, maka zat tersebut adalah merupakan alergen.

Berikut ini beberapa tips menghindari alergi:
Pertama
Jagalah kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun di luar rumah. Termasuk tidak menumpuk banyak barang di dalam rumah ataupun di kamar tidur yang dapat menjadi sarang bertumpuknya debu sebagai rangsangan timbulnya reaksi alergi. Usahakan jangan memelihara binatang di dalam rumah ataupun meletakkan kandang hewan peliharaan di sekitar rumah anda
Kedua
Kebersihan diri juga harus diperhatikan untuk menghindari tertumpuknya daki yang dapat pula menjadi sumber rangsangan alergi. Untuk mandi, sebaiknya menggunakan air hangat dan usahakan mandi sore sebelum pukul 5 sore. Dan sebaiknya juga jangan menggunakan cat rambut
Ketiga
Jangan menggunakan pewangi ruangan ataupun parfum, obat-obat anti nyamuk. Jika di rumah anda terdapat banyak nyamuk, gunakanlah raket anti nyamuk.
Keempat
Gunakan kasur atau bantal dari bahan busa bukan kapuk. Gunakan seprei dari bahan katun dan cucilah seminggu sekali.
Kelima
Hindari menggunakan pakaian dari bahan waool (bulu domba), gunakanlah pakaian dari bahan katun
Keenam
Pendingin udara (AC) dapat dipergunakan, tetapi sebaiknya tidak boleh terlalu dingin
Ketujuh
Awasi setiap makanan atau minuman maupun obat-obatan yang dapat menimbulkan reaksi alergi. Hindarilah bahan makanan, minuman dan obat-obatan tersebut. Anda harus mematuhi aturan diet alergi anda

Kedelapan
Berkonsultasilah dengan dokter yang ahli tentang alergi. Alergi yang muncul membutuhkan perwatan yang berbeda-beda pada masing-masing penderita alergi.

Penanganan alergi yang paling tepat bukanlah dengan obat-obatan melainkan dengan cara menghindari allergen. Secara teoritis, alergi memang tidak bisa dihilangkan, tetapi dapat dikurangi frekuensi dan berat serangannya. Punya alergi itu memang kenyataan hidup yang pahit, sepahit rasa pare, tapi anda masih bisa hidup dengan normal jika mengelola alergi anda dengan benar. Semoga bermanfaat.
Selengkapnya...

Selasa, 21 Juli 2009

Awas FLU BABI sudah ada di Indonesia!!

Belum reda ketakutan akan Avian Influenza (Flu Burung), dunia kembali digegerkan dengan penyakit serupa yaitu Flu Babi. Sampai hari ini sudah 149 orang dilaporkan meninggal akibat flu babi di Mexico. Sedangkan lebih dari 40 penderita dilaporkan di Amerika dan Eropa. Saat ini juga flu babi menjadi salah topik yang sering di bahas di acara berita stasiun-stasiun TV Indonesia, selain topik pemilu pilpres 2009 dan Bom JW Marriot. Hal ini karena kasus flu babi sudah ada di Indonesia. Ya benar flu babi sudah menyerang Indonesia, hampir seluruh kota besar di Indonesia sudah ada penderita flu babi.

Walaupun Menteri Kesehatan RI pernah mengatakan bahwa flu babi tidak lebih berbahaya dibandingkan flu burung, namun kita tetap harus waspada dan tidak boleh menganggap enteng flu babi. Flu babi dapat sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kematian jika penanganan pasien yang terkena flu babi tidak dilakukan dengan cepat dan tetap.

Flu Babi atau Swine Flu/Influenza adalah penyakit saluran pernafasan pada babi, yang disebabkan virus influenza jenis A. Virus flu ini menyebabkan kesakitan yang berat pada babi tetapi angka kematiannya rendah. Virus ini (type A H1N1 virus) pertama kali di isolasi dari babi pada tahun 1930.

Seperti semua virus influenza, virus flu babi berubah secara konstan. Babi bisa terinfeksi virus avian influenza (virus flu burung) dan virus flu manusia. Jika berbagai virus ini menyerang babi, maka virus ini akan mampu membentuk spesien2 virus baru, yang merupakan gabungan virus avian, manusia dan swine. Sampai saat ini sudah berhasil diisolasi sebanyak 4 sub-type A: H1N1, H1N2, H3N2, and H3N1. H1N1 merupakan virus jenis baru yang baru saja ditemukan pada babi.

Virus flu babi tidak ditularkan melalui makanan. Memasak makanan sampai suhu 160°F akan mematikan virus ini. Virus flu babi bisa menular dari babi ke manusia atau sebaliknya. Infeksi pada manusia terjadi terutama jika berada dekat2 babi yang terinfeksi seperti berada dalam kandang babi dll. Infeksi dari manusia ke manusia lain juga bisa terjadi, mirip seperti flu biasa, yaitu melalui bersin atau batuk. Bisa juga lewat sentuhan tangan, kemudian tangan tersebut menyentuh mulut atau hidung. Virus flu babi ini memiliki masa inkubasi selama tiga sampai lima hari

Gejala flu babi
Secara umum, gejala flu babi mirip dengan penyakit flu biasa antara lain:
• Demam yang muncul tiba-tiba
Batuk
• Nyeri otot
Sakit tenggorokan
• Hidung basah (pilek parah)
• Kelelahan yang berlebihan
• Muntah-muntah
• Diare

Oleh karena gejala-gejala yang tidak spesifik untuk flu babi, yang harus dipertimbangkan dalam diagnosa flu babi bukan hanya gejala tetapi juga resiko flu babi pada orang tersebut. Harus diketahui juga apakah seseorang yang menderita gejala flu memiliki riwayat kontak dengan orang yang terkena flu babi, atau pernah berkunjung ke negara yang sudah terserang flu babi. Untuk mengetahui apakah seseorang terkena flu babi atau tidak harus dilakukan dengan tes laboratorium dari sampel yang diambil dari saluran pernapasan (hapusan dari hidung atau tenggorokan)

Pencegahan
Untuk mencegah diri kita agar tidak tertular flu babi, maka kebiasaan hidup bersih harus kita tingkatkan, antara lain:
• Mencuci tangan dengan sabun anti bakteri tiap sebelum makan
• Konsumsi suplemen vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh
• Saat batuk atau bersin, tutup hidung dan mulut menggunakan tissu
• Jangan terlalu sering menyentuh mulut, hidung dengan tangan 
• Tidak sesering mungkin bersentuhan akrab dengan orang asing
• Hindari kontak dengan orang yang sedang menderita influenza  
• Menggunakan penutup hidung dan mulut jika sedang terserang influenza 
• Jika terkena Flu sebaiknya segera menghubungi dokter 

Mari kita selalu berupaya untuk selalu membiasakan diri hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit aneh yang akhir-akhir ini selalu datang menyapa dan menyebabkan kerugian pada manusia.

Selengkapnya...

Minggu, 12 Juli 2009

Sariawan, berbahayakah??

Anda pasti pernah dong menderita sariawan walaupun cuma sekali dalam seumur hidup. Sariawan merupakan salah satu penyakit yang populer, karena hampir setiap orang mengalaminya. Ia menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orangtua. Bagi beberapa orang sariawan dianggap enteng, namun kenyataannya sangat mengganggu kita dalam aktifitas apa lagi kalau kita makan wahh... Makanan mahal yang terasa enak sekalipun kalau kita sariawan tidak akan terasa nikmat di mulut.

Sariawan merupakan bahasa awam untuk berbagai macam lesi/benjolan yang timbul di rongga mulut. Gejalanya berupa rasa sakit atau rasa terbakar satu sampai dua hari yang kemudian bisa timbul luka (ulser) di rongga mulut. Rasa sakit dan rasa panas pada sariawan ini membuat kita susah makan dan minum, sehingga kadang pasien dengan sariawan datang ke dokter gigi dalam keadaan lemas.

Rasa sakit akibat sariawan yang berukuran kecil biasanya akan hilang antara 7 sampai 10 hari, dan lesi ini akan sembuh secara sempurna dalam waktu 1 sampai 2 minggu. Namun, apabila ukuran sariawan cukup besar biasanya membutuhkan waktu mulai dari beberapa minggu sampai beberapa bulan untuk sembuh.

Sampai saat ini penyebab utama dari sariawan belum diketahui. Namun para ahli telah menduga banyak hal yang menjadi penyebab timbulnya sariawan ini, diantaranya adalah :
1. Faktor psikologis, seperti emosi dan stress 
2. Kekurangan vitamin B, vitamin C, dan zat besi
3. Luka tergigit pada bibir atau lidah akibat susunan gigi yang tidak teratur
4. Luka karena menyikat gigi terlalu keras 
5. Alergi terhadap suatu makanan (seperti cabai atau nanas, atau dll)
6. Gangguan hormonal (seperti sebelum atau sesudah menstruasi)
7. Adanya infeksi oleh mikroorganisme

Perawatan Sariawan
Perawatan sariawan lebih terfokus kepada pengurangan gejala rasa sakitnya.
1. Berkumur dengan air hangat dan makan makanan yang lunak dapat mengurangi rasa tidak nyaman akibat sariawan.
2. Beberapa obat yang dioleskan pada sariawan juga bisa melindungi sariawan dari iritasi
3. Berkumur dengan obat kumur yang bersifat antimikroba juga dapat dilakukan untuk menghindarkan sariawan dari infeksi, sehingga proses penyembuhannya pun akan lebih cepat.
4. Untuk mempercepat masa penyembuhan sariawan Anda juga dapat mengkonsumsi vitamin C yang berperan dalam perbaikan jaringan.
5. Untuk sariawan yang berukuran cukup besar, biasanya diobati dengan obat-obatan steroid, namun harus dengan persetujuan dokter. Obat-obatan ini dapat mempercepat proses penyembuhan dan mencegah lesi agar tidak bertambah besar.

Cara pencegahan
1. Menghindari kondisi stress
2. Sering mengonsumsi buah dan sayuran, terutama yang mengandung vitamin B, vitamin C, dan zat besi
3. Gunakan sikat gigi berbulu halus untuk mencegah luka di mulut
4. Jaga kesehatan atau kebersihan gigi dan mulut
5. Hindari makanan dan obat-obatan yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada rongga mulut
6. Hindari makanan terlalu panas dan pedas

Sariawan merupakan penyakit yang ringan, namun sariawan yang tidak sembuh dalam waktu 1 minggu sebaiknya segera dikonsultasikan dengan dokter gigi. Karena ada beberapa penyakit lain yang lebih berbahaya yang bentuk lesinya mirip dengan sariawan, termasuk penyakit berbahaya seperti kanker mulut. Jadi jangan anggap enteng sariawan…
Selengkapnya...