Senin, 06 Juli 2009

Serangan jantung membunuh Michael Jackson??

Ibarat tamu tak diundang, serangan jantung bisa datang kapan saja tanpa atau dengan keluhan klinis. Demikian pula yang dialami oleh "King of Pop", Michael Jackson, yang dilaporkan meninggal dunia karena cardiac arrest (jantung mendadak berhenti berdenyut). Seperti dilaporkan oleh berbagai media, pihak Jackson sempat menelepon 911 karena tiba-tiba Jackson tak bisa bernapas. Pertolongan napas buatan (cardiopulmonary resuscitation/CPR) telah dilakukan dan dia sempat dilarikan ke UCLA Medical Center. Sayang, nyawanya tak sempat tertolong. Namun sampai sekarang penyebab kematian Michael Jackson belum diketahui pasti, apakah karena serangan jantung, overdosis atau sebab lainnya, kita tunggu saja beritanya.

Ada hal yang menarik dari berita seputar kematian Michael Jackson, yakni Jacko diduga meninggal karena serangan jantung. Mungkin kita akan bertanya-tanya apa itu serangan jantung, mengapa bisa terjadi dan bagaimana mencegah terjadinya serangan jantung. Pada tulisan kali ini saya akan mencoba memberikan gambaran tentang serangan jantung.

Serangan jantung, tentu kita sering mendengar istilah ini karena hampir setiap hari di seluruh dunia ada saja orang yang meninggal karena serangan jantung. Sampai saat ini serangan jantung menjadi penyakit pembunuh nomor 1 di dunia. Serangan jantung mendadak memang menakutkan, sama menakutkan seperti serangan angin duduk, ia hadir di mana saja dan kapan saja. Korban biasanya tampak sehat, tapi tiba-tiba mendadak jatuh tanpa gejala atau dengan gejala-gejala ringan saja seperti sakit dada, nafas pendek, berkeringat, mual dan rasa lelah yang berlebihan. Akibat jantung yang berhenti mendadak, maka tidak ada darah yang mengalir ke otak. Korban akan kehilangan kesadaran dalam beberapa detik yang akan diikuti dengan kejang, nafas satu-satu dan kematian.

Mengenali serangan jantung
Serangan jantung mempunyai gejala dan tanda-tanda yang khas seperti:
a.Perasaan tidak enak di dada, merupakan gejala serangan jantung.
Dada seperti ditindih, ditekan, terikat atau perasaan penuh di dada. Lokasi sakit biasanya terletak pada bagian tengah dada di belakang tulang dada, yang bisa menjalar ke bahu, leher atau lengan. Perasaan tidak enak dari suatu serangan jantung biasanya letih dari dua menit dan dapat timbul-hilang berganti-ganti
b.Tanda-tanda lain serangan jantung dapat berupa:
- Berkeringat
- Mual
- Nafas terasa pendek
- Lemas tidak berdaya

Faktor resiko
Ada beberapa keadaan yang erat kaitannya dengan penyakit jantung yakni:
1. Kadar kolesterol darah tinggi (hiperkolesterolemi)
Serangan jantung biasanya akibat penyumbatan pembuluh darah jantung yang sudah menyempit. Penyempitan ini terjadi akibat terbentuknya plak-plak dalam pembuluh darah tersebut. Plak-plak pada pembuluh darah jantung terbentuk karena tingginya kadar kolesterol di dalam darah. Dengan demikian, makin tinggi kadar kolesterol darah semakin besar kemungkinan mendapat serangan jantung.
Dari sini kita bisa mengerti mengapa kalau kita harus menghindari makanan yang banyak mengandung kolesterol. Makanan tersebut biasanya berasal dari hewan, misalnya otak, jeroan, dan usus.

2.Hipertensi
Peranan hipertensi dalam memunculkan serangan jantung sudah pasti. Hal ini bisa dilihat bahwa resiko serangan jantung naik dengan kenaikan tekanan darah dan hipertensi ternyata meningkatkan angka kematian mendadak sebanyak tiga kali lipat, yang sebagian besar disebabkan oleh serangan jantung. Pengendalian terhadap hipertensi akan menurunkan kemungkinan terjadinya serangan jantung dan otomatis akan menurunkan angka kematian akibat serangan jantung.
Pengendalian hipertensi ringan dapat dilakukan misalnya diet rendah garam, menghindari kegemukan dan olahraga teratur. Bisa juga dengan jalan menghindari stress, banyak minum air putih dan tidak minum alkohol.

3.Merokok
Didapatkan data bahwa jumlah kematian akibat penyakit jantung meningkat 1,6 kali lebih banyak pada laki-laki yang merokok daripada yang tidak merokok. Dan kematian mendadak terjadi 10 kali lebih banyak pada laki-laki merokok daripada yang tidak merokok.
Pengaruh rook terhadap jantung dan pembuluh nadinya ialah karena bahan kandungan rokok nikotin dan karbon monoksida. Nikotin menyebabkan peninggian norepinefrin dan epinefrin plasma yang akan menimbulkan debaran jantung berlebih dan penyempitan pembuluh darah. Akibatnya akan meningkatkan kebutuhan oksigen otot jantung. Sedangkan suplai oksigen yang akan menurun akibat peningkatan karbon monoksida yang dihasilkan oleh rokok. Oleh karena itu, langkah yang diambil dalam pencegahan penyakit jantung hanyalah stop merokok sama sekali.

Umur memang sudah ditentukan oleh Tuhan dan tidak ada manusia yang tahu berapa lama ia akan hidup di dunia ini, namun alangkah baiknya kita menjaga kesehatan kita, karena sehat itu mahal dan juga sebagai manusia yang mendapat titipan tubuh ini dari Tuhan, tidak ada salahnya juga kita menjaga tubuh ini dengan sebaik-baiknya, karena buat kebaikan kita juga.

Kembali ke Michael Jackson, Selamat jalan Jacko, kami akan mengenangmu sebagai "king of pop". Karya-karyamu akan selalu diingat oleh penggemarmu..

5 komentar:

Hamidz mengatakan...

Wahh setuju boz, sepertinya emang kena serangan jantung. karena meninggalnya juga mendadak gitu..

riosafri mengatakan...

wah Bang ADI ini punya Blog yg begitu bermanfaat, seneng banget bisa baca masalah kesehatan dan seputar Obat. thanks buat share ilmunya yang Bang ...!

Zippy mengatakan...

Uh...mudah2'an gue nggak punya penyakit serangan jantung....
Ngeri juga, mati mendadak gitu....
Hmmm, kalo soal Jacko, ia kali ya, mungkin meninggal akibat serangan jantung...
Bisa jadi...

cyberbangka mengatakan...

Penyakit jantung emang gak pernah ngasih kabar Ya...jahat sekali, so kalo mau sehat jgn merokok

mbahcyber mengatakan...

Mbah nich sehat2 aja, walau udah kadaluarsa masih sehat terus kadang2 sich batuk juga uhuk..uhuk...ha..ha..ha

Poskan Komentar