Selasa, 08 September 2009

Bebas bau mulut selama berpuasa..

Berpuasa berarti tidak ada asupan melalui mulut sehingga tidak jarang malah menyebabkan bau mulut. Bau mulut selama berpuasa memang terasa agak mengganggu. Sebenarnya soal bau mulut ini lumrah terjadi saat seseorang berpuasa. Hal tersebut merupakan gejala fisiologis yang masih berada dalam batas normal. Tapi bukan berarti bisa dibiarkan, karena kalau mulut bau membuat rasa tidak nyaman dalam bergaul dan berkomunikasi dengan orang lain. Apalagi ketika pekerjaan kita mengharuskan berinteraksi dengan orang banyak, kita pasti tidak mau ada rasa canggung karena bau mulut.

Bau mulut tersebut muncul karena ketika berpuasa aktivitas mulut dan kelenjar ludah (saliva) menurun. Selama berpuasa aktivitas mengunyah makanan tidak ada sehingga sekresi saliva juga rendah. Padahal selain berfungsi menjaga keseimbangan cairan, saliva juga berfungsi membasahi dan membersihkan rongga mulut serta membunuh bakteri patogen. Bila sekresi saliva rendah maka bakteri penyebab penyakit (patogen) akan berkembang di dalam rongga mulut sehingga populasinya bertambah banyak dan menimbulkan bau.

Selain itu, ada beberapa penyebab lain yang perlu diketahui dalam masalah bau mulut ini. Bau mulut atau halitosis bisa juga disebabkan karena penyakit tertentu, seperti Diabetes Melitus (DM), gangguan pada hati, gusi berdarah, penebalan lidah, gangguan pencernaan, terutama pada lambung. Penyakit pada saluran pernapasan, seperti radang tonsil dan sinus, gigi berlubang (sakit gigi), infeksi pada gusi, dan karang gigi juga dapat menimbulkan bau mulut. Namun, penyebab yang paling umum terjadi adalah karena tertinggalnya sisa-sisa makanan yang tak dibersihkan di dalam mulut. Sisa-sisa makanan yang masuk di lubang dan sela-sela gigi akhirnya membusuk dan mengeluarkan bau yang tak sedap.

Jika kita tahu cara menyiasatinya, ternyata kita bisa menjalankan puasa tanpa bau mulut. Sebaiknya periksakan gigi secara teratur untuk membersihkan plak/karang gigi dan menjaga kesehatan gusi, sehingga selama berpuasa tidak akan terganggu oleh masalah mulut dan gigi. Berikut ini beberapa tips agar terbebas dari bau mulut. Ayo kita coba dan buktikan!

1. Segera sikat gigi setelah makan sahur karena setelah 2 menit sisa makanan yang menempel di mulut dengan cepat menjadi asam.

2. Hindari menyantap hidangan yang beraroma 'aduhai' seperti petai, jengkol, bawang mentah pada saat bersantap sahur.

3. Selesai makan sahur, minum air putih banyak-banyak.

4. Gunakan saat berwudhu untuk berkumur-kumur agar menetralisir tingkat asam di mulut.

5. Menggosok gigi dan menyikat lidah setelah makan dan menjelang tidur. Permukaan lidah yang tak rata memungkinkan adanya sisa makanan tersangkut di sana.

6. Di lingkungan keluarga Arab ada kebiasan mengunyah sejumput adas manis sehabis makan. Setelah dikunyah dan disisip airnya, ampasnya dibuang. Aroma adas manis yang harumnya mirip aroma obat batuk benar-benar 'pencuci mulut' yang bisa diandalkan saat puasa.

7. Air rebusan daun sirih dapat digunakan untuk berkumur setelah makan sahur. Air rebusan sirih berfungsi sebagai antibakteri penyebab bau mulut.

8. Berkumur dengan larutan penyegar selama 30 detik. Sebaiknya dilakukan sebelum imsak. Pastikan agar pembersihmulut bukan berbahan dasar alcohol. Kandungan alcohol malah membuat mulut lebih kering dan masalah kian parah.

Jika menerapkan pola-pola di atas seharusnya bau mulut bisa berkurang, namun jika bau mulut tetap sangat tajam maka bisa juga karena faktor lambung, mengkonsumsi obat atau ada gangguan kronis yang sebaiknya anda periksakan ke dokter. (disadur dari berbagai sumber)

18 komentar:

richamoody mengatakan...

tp kok beda yak klo bkan bulan puasa gt biar gak makan tetep aja gak ada bau!!!

Nugraha mengatakan...

Ada nggak ya obat (baik itu kimia atau alami) yang bisa mencegah bau mulut selama krg lebih 8 jam ?

adi mengatakan...

@ nugraha
obatnya sih mnrt sy gak ada. ada juga dgn cara sikat gigi 3 kali sehari, tapi kan sikat gigi ketika berpuasa hukumnya makruh. jadi kita tidak bisa menghilangkan bau mulut sama sekali, yang ada hanya bisa mengurangi saja..

Seno Rasca mengatakan...

untung gue rajin sikat gigi, jadi ga bau naga batuk :D

Adnan Ashari mengatakan...

moga bermanfaat..

Blog GABUS mengatakan...

musti berbenah nih...

Fauzan NR [ fhom.blogspot.com ]

netmild mengatakan...

sob adas manis di indonesia ada gak ya kalo gosok gigi dah pasti tuh

m2k mengatakan...

rasanya adas manis itu gimana ya?

aqila mengatakan...

minum air putih yang banyak emang berfungsi sekali buat menghindari bau mulut!

Pusat Alat Kesehatan Online mengatakan...

dinikmati aja...bau mulut orang berpuasa lebih harum dari wangi kesturi..katanya siy

JT mengatakan...

smua tipnya hrs dicoba niii. biar lagi puasa mulut hrs ttp bersih n sehat

Mufi_ed mengatakan...

wah wah !!!!

info bagus nech !!!

IMAM MAKSUM mengatakan...

emang air mineral lah minuman yg paling ampuh,tiada tandingannya dechhh.
key sob trims 4 the posting,it's good.
salam berkarya bersama.

busana muslim mengatakan...

Emmm... Tambah Ilmu lagi kita . . . . Asyik !!

muhammad huda mengatakan...

adas manis belinya dimana?

Cara Mengatasi Kolesterol Tinggi mengatakan...

ribet gan caranya.
tapi info yang bagus.. :)

obat herbal hernia mengatakan...

infonya sangat bermanfaat,trimakasih

jual obat herbal hernia

Mohamad Febrian Saputra mengatakan...

Mampir kesini↓↓ juga ya ^_^

Sanitatisofficial.blogspot.co.id

Poskan Komentar