Senin, 15 Juni 2009

Buah tomat, apa saja khasiatnya??

Kecil dan umumnya berwarna merah serta banyak manfaat yang bisa diperoleh, itulah tomat. Buah ini banyak mengandung vitamin C dan A serta manfaat kesehatan bagi tubuh. Anda tentu mau tahu ? Uniknya di daerah Tondano, Sulawesi Utara, tomat dikenal dengan nama kemantes. Sedangkan dari daerah Indonesia yang lain tetap dengan nama yang sama, tomat.

Ditilik dari nama Latin, ‘tomat’ atau kata lycopersicum esculentum berasal dari kata lycos [serigala], persica [buah] dan esculenta [dapat dimakan]. Tampaknya dari nama tersebut tersirat ada yang aneh? Memang benar. Semula, tomat liar dianggap tanaman beracun atau sering dijuluki sebagai ‘apel emas yang beracun’. Ketika itu, tomat dipersepsi mengandung racun tomatine atau lycopersicin.

Lalu, setelah mengalamin beberapa kali turunan, buah tomat justru amat berkhasiat. Dengan demikian, makna dengan penanaman Latin tersebut mengalami perkembangan, yang akhirnya dipahami bahwa tomat memang enak dimakan. Seperti, orang Italia merasa lezat makan saus tomat, sehingga tomat disebut podo d’moro. Sedangkan di Perancis dinamakan ‘apel cinta’ atau pomme d’amour, karena dengan makan tomat mampu memulihkan lemah syahwat.

Dulu, untuk mengubah persepsi tomat dari tanaman mulriguna tidak seperti membalik telapak tangan. Perlu waktu dan perjuangan berkelanjutan. Maka, tersebutlah Dr. John Cook Bennet, ketua fakultas kedokteran Wiloughby University di Ohio. Ketika itu bulan November 1834 di ruang kuliah fakultas, dengan suara lantang Bennet berkata, “Tomat bisa mengobati diare, serangan empedu, dispepsa [gangguan pencernaan] dan mencegah kolera!”. Dan yang lebih dahsyatnya lagi, Bennet menyatakan bahwa dengan minum jus tomat, fungsi liver akan kembali pulih.

Khasiat tomat membawa manfaat
Kita tahu bahwa warna jingga tomat menunjukkan adanya karotin yang berperan sebagai provitamin A, sedangkan warna merah menunjukkan kandungan lycopen y6ang juga berperan untuk mencegah penyakit kekurangan vitamin A [xerophthalmia]. Adapun rasa asam tomat disebabkan oleh kandungan asam sitrat yang berperan sebagai penggumpal.

Sekarang anda bisa membuat jus tomat sendiri, gampang dan sederhana. Cucilah buah tomat, lalu dipotong menjadi empat bagian. Masukkan ke dalam blender/juicer. Bila ingin menambah aroma aroma dan rasa, silahkan tambah dengan sedikit cabe rawit dan setetes juice jeruk pekat. Lantas di blender sampai lembut dan diminum bersama ampasnya.

Masih banyak manfaat tomat
Sesungguhnya, masih banyak manfaat dari tomat. Jika tomat tua dan masak alami selalu berbau alkalin dan rasanya sedikit masam. Ini karena tomat memiliki kekayaan garam mineral. Mineral-mineral itulah yang merangsang air liur, sehingga menambah rasa lapar dan sekaligus memungkinkan makanan dicerna dengan lebih baik. Jadi, mengkonsumsi tomat dapat meningkatklan nafsu makan.

Jika suatu saat anda keseleo atau terkilir, jangan khawatir. Sembuhkan saja dengan ramuan tomat. Caranya, buah tomat di blender, lalu sarinya dicampur dengan minyak wijen, dengan perbandingan 1:1. lantas, dipanaskan hingga tinggal minyaknya saja. Setelah itu, minyak tersebut dipakai memijat sendi-sendi yang tadi keseleo. Selanjutnya, jika ada bisul, cukup ambil tomat dipanaskan dan diletakkan di atas bisul. Tak lama kemudian bisul itu pecah dan sekaligus dapat menyembuhkan.

Ahli pengobatan dalam, John Cook Bennet, juga menganjurkan, ada baiknya setiap pagi makan satu atau dua buah tomat selama beberapa bulan. Khasiatnya untuk mencegah pembentukkan batu dalam saluran kencing, membantu penyembuhan encok, tuberkulose dan asma. “Bagi penderita jantung, wasir dan gangguan pencernaan, dianjurkan banyak makan buah tomat,” pesan Bennet. Meski wujudnya buah, di Amerika Serikat, tomat dikelompokkan ke dalam sayuran. Entah apa argumentasinya, yang pasti, buah bulat ini menyimpan banyak keistimewaan.

Selain sebagai bahan makanan, ia juga bisa membuat penampilan kita lebih menarik, meyehatkan badan, bahkan mengobati macam-macam penyakit. Misalnya tentang masalah jerawat menahun. Tomat dapat mengatasi jerawat-jerawat ini. Caranya, tomat yang telah masak dipotong-potong lalu digosokkan secara perlahan pada wajah yang berjerawat. Setiap hari, bila anda rajin melakukan perawatan dengan cara ini, mudah-mudahan wajah anda sudah terbebas dari jerawat. Bisa jadi, penyembuhan ini disebabkan adanya kandungan tomatine pada tomat yang berkhasiat sebagai anti-radang.

Tomat juga mengandung karoten dan vitamin C yang berkhasiat sebagai antioksidan. Sementara, asam sitratnya juga mengangkut kotoran dan lemak pada wajah berjerawat. Namun, selanjutnya, anda harus tetap menghindari penyebab timbulnya jerawat, jadi tomat tak hanya cukup dikatakan sebagai sayur tomat atau buah tomat, tetapi juga herbal.

0 komentar:

Poskan Komentar